Ingin Dapatkan Anak Laki-Laki, Posisi Dari Belakang Saja!

image

 

Bagi kebanyakan pasangan, memiliki anak laki-laki atau perempuan mungkin sama saja, yang penting sehat. Tetapi, pada beberapa pasangan lain, sering terdapat keinginan untuk lebih memilih anak laki-laki atau perempuan. Berbagai usaha pun kerap kita lakukan untuk mendapatkannya.

Jika dilakukan secara medis, Anda mungkin bisa memilih teknik Akihito (pengaturan kromosom X dan Y) atau melalui teknik inseminasi buatan. Namun, karena dilakukan secara khusus, teknik ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk melakukannya tanpa ekstra pengeluaran, Anda sebenarnya bisa mengupayakannya secara natural. Memang hasilnya tidak bisa terlalu diharapkan, mengingat teknik ini masih berdasarkan asumsi dari analisis-analisis yang berkembang di dunia kedokteran. Tetapi, tak ada salahnya Anda mencoba beberapa teknik yang disarankan.

Waktu orgasme.  Jika ingin mendapatkan anak laki-laki, istri harus mencapai orgasme lebih dahulu karena cairan saat orgasme mendukung pergerakan sperma Y lebih cepat sampai ke sel telur. Sebaliknya, jika ingin anak perempuan, istri tunda atau jangan orgasme dulu sehingga sekresi alkalis tidak muncul, yang membuat sperma Y mati.

Posisi sanggama.  Jika ingin mendapatkan anak laki-laki, posisi yang dianjurkan adalah knee-chest atau doggy style atau posisi dari belakang. Asumsinya, posisi ini memudahkan sperma Y mendekati sel telur. Jika ingin anak perempuan, gunakan posisi dari muka dengan posisi istri di atas suami. Posisi ini diyakini membuat sperma Y lebih lama mencapai sel telur sehingga akan mati di tengah jalan.

Penetrasi. Jika ingin mendapatkan anak laki-laki, penetrasi dilakukan sedalam-dalamnya supaya jarak dengan sel telur lebih dekat sehingga sperma Y lebih mudah mencapainya. Sebaliknya, jika ingin anak perempuan, penetrasi dilakukan lebih dangkal.

Volume sperma. Semakin tinggi volume sperma Y, kesempatan mendapatkan anak laki-laki lebih besar. Caranya, dengan berpuasa sanggama 7-8 hari. Sebaliknya, lebih seringlah bersanggama untuk mendapatkan anak perempuan.

Makanan. Jika ingin anak perempuan, suami harus banyak makan yang mengandung alkali , seperti sayuran, buah, putih telur, dan susu. Sementara istri makan makanan yang mengandung asam, seperti daging atau seafood. Jika ingin anak laki-laki, diterapkan sebaliknya. (kompas)

Narasumber: Dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd, dari RS Fatmawati, Jakarta

Posted on 8 Desember 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: